komunikasi antar budaya
Nama:iqrimah sihombing
Nim:2130100002
Jurusan:komunikasi dan Penyiaran islam
Matkul:komunikasi antar budaya
Latar belakang
Dilihat dari sisi objeknya, tujuan dakwah adalah sebagai
berikut. Pertama, tujuan perorangan, yakni terbentuknya pribadi
muslim yang memiliki iman yang kuat dan menjalankan hukumhukum Allah serta berakhlak mulia. Kedua, tujuan keluarga, yaitu
terbentuknya keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah. Ketiga,
tujuan untuk masyarakat, yaitu terbentuknya masyarakat sejahtera
sesuai dengan yang digariskan Allah SWT, dan keempat, tujuan
untuk seluruh umat manusia, yaitu terbentuknya masyarakat dunia
yang penuh dengan kedamaian, ketenangan, ketentraman, tanpa
adanya diskriminasi dan eksplorasi.
Adapun tujuan dakwah dilihat dari segi materinya adalah
sebagai berikut: pertama, tujuan aqidah, yakni tertanamnya aqidah
tauhid yang mantap di dalam hati setiap manusia. Kedua, tujuan
hukum, yakni kepatuhan setiap manusia terhadap hukum-hukum
yang telah ditetapkan Allah SWT. Ketiga, tujuan akhlaq, yakni
terbentuknya pribadi muslim yang berbudi luhur dan dihiasi dengan
sifat-sifat terpuji serta bersih dari sifat-sifat yang tercela.
Berbagai tujuan dakwah tersebut sesungguhnya tidak bisa
dilepaskan dari esensi dakwah itu sendiri.
Sebagaimana dijelaskan
dalam Q.S. Ali Imron ayat 104 yang berbunyi:
وَلْتَكُنْ مِّنْكُمْ اُمَّةٌ يَّدْعُوْنَ اِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ - 104
Artinya: “dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang
menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf
dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang
yang beruntung”.
Esensi dakwah dalam ayat tersebut meliputi empat macam
yaitu sebagai berikut. Pertama, yad‟una ila al-khairi yaitu
menyampaikan dan menyeru kepada umat manusia agar mereka
menerima dan mengamalkan ajaran Islam dalam seluruh aspek
kehidupan. Kedua, amr ma‟ruf yaitu memerintahkan kepada manusia
untuk berbuat kebaikan dan segala hal yang diridhai Allah SWT,
berupa ucapan dan perbuatan yang melahirkan kemashlahatan bagi
manusia, baik perseorangan maupun masyarakat. Ketiga, nahyul
munkar yaitu mencegah atau menghalangi setiap bentuk kemunkaran
yang tidak diridhai Allah SWT. Keempat, taghyirul munkar yaitu
merubah dan menghilangkan setiap bentuk kemunkaran yang
terdapat dalam kehidupan manusia.
Keempat kegiatan tersebut dapat dilakukan secara terpisah,
dalam arti sendiri-sendiri, tetapi dapat juga dilakukan secara
simultan, bersama-sama dan saling terjalin satu dengan yang lain.
Demikianlah berbagai tujuan dakwah sesuai dengan
klasifikasinya masing-masing. Berbagai tujuan dakwah tersebut harus tetap menjadi fokus perhatian juru dakwah agar segala aktifitas
dan kegiatan dakwahnya memenuhi target sesuai dengan yang
direncanakan.
Referensi:
9 Depertemen Agama RI, Op. Cit, hlm. 79
Komentar
Posting Komentar